“Ia mengambil roti dan dua ikan itu, Ia menengadah kelangit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu.”(Markus 6:41)
Kini jaman semakin modern, dan semakin
banyak pula permasalahan-permasalahan entah ekonomi maupun sosial. Semakin
tingginya peradaban, banyak sekali orang-orang yang tidak tau arah tujuannya.
Hidup untuk apa dan bagaimana menjalaninya.
Terlihat di sepanjang jalan anak-anak
bahkan orang yang bisa disebut sudah kalangan dewasa dan usia lanjut duduk atau
tidur dipinggir jalan. Mereka menjalani kehidupan ini dengan keputusasaan.
Tetapi demi kelangsungan hidup, mereka pun mau bekerja dari hal termudah hingga
hal tersulit sekalipun. Panas, hujan, kotor, debu mereka hadapi hanya demi
sesuap nasi. Kita seharusnya dapat belajar dari mereka, dimana mereka yang
sesungguhnya memiliki cita-cita tinggi ingin merasakan kehidupan yang tercukupi
seperti kita saat ini. Kita harus lebih banyak bersyukur dengan apa yang telah
kita miliki. Banyak di luar sana yang iri dan menangis melihat kita.
Sekarang saatnya kita sebagai manusia yang
di ciptakan serupa dengan Allah memberikan rasa toleransi, rasa saling
mengasihi, menguatkan, dan menyayangi satu sama lain. Disini saya memberikan
judul “LOVE GOD LOVE OTHERS” dengan maksud tujuan bahwa jika kita mencintai
Allah Tuhan, sudah pasti kita juga mencintai oranglain. Karena kita memang
diciptakan untuk saling melengkapi, saling membantu dan berbagi. Tidak ada di
dunia ini manusia yang mampu hidup dalam kesendirian.
Disini saya akan mengulas bagaimana saya
berbagi terhadap sesama, meneladani apa itu kehidupan sebenarnya dan bagaimana
saya memberikan contoh hidup damai antar sesama meskipun banyaknya perbedaan.
Dari pengalaman ini, pelajaran yang saya
dapatkan adalah rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat kemurahan
hatinya kepada kami, sehingga kami dapat berbagi dengan manusia lain yang memang
cukup untuk bisa kami ringankan bebannya, walaupun hanya dengan sebungkus nasi.
Selain itu kami
pun mendapatkan suatu pelajaran bahwa hidup itu adalah perjuangan, syukurilah
pekerjaan yang dapat dilakukan selagi itu berbuah manis, karena apa yang kita
tuai itulah yang akan dipetik. Karena
apa yang kita perjuangkan tak pernah sia-sia. Lakukanlah semampu dan
sebagaimana apa yang kita telah pilih secara totalitas. Jangan pernah bersedih
akan kehidupan yang begitu rumit, karena Tuhan selalu memberikan dan menyiapkan
yang terbaik. Tuhan akan selalu menyertai umat yang percaya kepada-Nya.
Lalu yang kedua pada hari Rabu tanggal 16 September 2015, kami mengunjungi Panti
Asuhan Putri “Christopherus” yang beralamatkan di Jl. Sompok Lama 62
C Semarang.Dengan tujuan ingin belajar, berbagi, dan bermain bersama. Memberikan kebahagiaan kepada anak-anak
yang mungkin kurang akan kasih sayang, kepada anak yang membutuhkan seseorang
untuk dapat menceritakan bagaimana dunia luar, yang mampu menjadi teman
berpendapat dan bercerita. Kepala Yayasan Panti
Asuhan tersebut biasa dipanggil Bu Uka. Mempunyai 3 orang pengurus; Ka Ayu, Ka
Desi, dan 1 suster yang mengasuh juga membimbing 28 anak baik yang masih
bersekolah di tingkat SD hingga SMA.
Kami senang dapat berbagi tawa dan
kebahagiaan dengan cara sederhana. Dapat melihat mereka nyaman dengan
kedatangan kami saja sudah cukup membuat kami merasa terharu juga bangga.
Mereka adalah anak-anak yang lucu, baik, sopan, jujur, dan menyenangkan.
Bersyukur kami dapat mengenali mereka, dapat menghilangkan rasa sepi dan
kesedihan mereka. Menjadi satu keluarga dalam kasih Tuhan Yesus Kristus
merupakan hal-hal yang sepantasnya diterapkan.
Kita hidup di dunia ini saling membutuhkan, maka dari
itu selama saya mampu dan bisa meneladani dan memberikan kedamaian antar
sesama, saya akan tetap terus menerapkannya. Tidak hanya saya, tetapi semua
masyarakat semua orang mampu mendamaikan dunia dengan caranya masing-masing.
Tuhan akan selalu menyertai setiap langkah kaki umat-nya :):)
“Janganlah engkau menuntut balas, dan
janganlah menaruh dendam terhadap orang-
orang sebangsamu, melainkan kasihilah
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”(Imamat 19:18)
janganlah menaruh dendam terhadap orang-
orang sebangsamu, melainkan kasihilah
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”(Imamat 19:18)
GOD BLESS YOU. LOVE.
Isi blog yg bagus, sangat menginspirasi. Terus lah berkarya dan menghasilkan sesuatu yg bermanfaat bagi banyak orang. Good Job! Tuhan memberkati :)
BalasHapusIsi blog yg bagus, sangat menginspirasi. Terus lah berkarya dan menghasilkan sesuatu yg bermanfaat bagi banyak orang. Good Job! Tuhan memberkati :)
BalasHapusnice article ;)
BalasHapusArtikelnya baguss! Semoga dapat menginspirasi banyak orangg! Terus berkarya & god bless u ^^
BalasHapusCinta Tuhan di wujudkan dengan cinta kepada sesama, sip!! Artikel yang bagus terus berkarya dan wujudnyatakan dalam kehidupanmu sehari hari Kitin! GBU
BalasHapusGood article kitin,lanjutkan dan teruskan menulis di blog. Semoga menginspirasi para kaum muda dan masyarakat. GBU
BalasHapusNice article. Semoga dapat menginspirasi God bless u :)
BalasHapusArtikel yg menginspirasi
BalasHapusKeren kak . Sangat membantu dan menginspirasi untuk kehidupan ini .
BalasHapusTerus berkarya ya kaaakk Gbu